K E L E T A H

Paklong punya blog lah…

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H, Maaf Lahir dan Batin

Ditulis oleh paklonglah di/pada September 24, 2009

Minal Aidin wal Faidzin, Maaf Lahir dan Batin

Minal Aidin wal Faidzin, Maaf Lahir dan Batin

Ditulis dalam Conteng-conteng Paklong, info, melayu | Bertanda: , | 2 Komentar »

VOA Broadcasting Fellowship 2009-2010

Ditulis oleh paklonglah di/pada Agustus 18, 2009

Apakah Anda seorang wartawan atau lulusan baru di bidang jurnalisme? Ingin merasakan bekerja di Amerika?

VOA Indonesia dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Amerika (PPIA) menawarkan kesempatan bekerja di VOA Indonesia selama enam bulan, melalui program Broadcasting Fellowship. Program ini mencakup biaya perjalanan PP, akomodasi, asuransi kesehatan, visa dan fiskal.

Penawaran ini berlaku bagi lulusan baru di bidang jurnalisme dan penyiaran, dan bagi mereka dengan pengalaman kurang dari tiga tahun di bidang penyiaran atau media cetak. Batas waktu pendaftaran adalah tanggal 15 Oktober 2009, seleksi berlangsung tanggal 1 Februari 2010 dan program akan mulai berjalan awal bulan April 2010. (VOA News)

download aplikasi PPIA 2009-2010

email ke: fellowship@voanews.com

Ditulis dalam info | Leave a Comment »

LOMBA FOTO ESAI (Wisataloka.com-DKJ)

Ditulis oleh paklonglah di/pada Agustus 12, 2009

(diambil dari milis penulislepas@yahoogroups.com)


Ada banyak catatan yang hilang dari memori kolektif kita sebagai bangsa
Indonesia. Seringkali kita merasa asing dengan apa yang sebetulnya menjadi
bagian dari jati diri kita sebagai bangsa yang besar. Dan pada saat yang
sama, muncul  istilah baru yang menegasikan ke-Indonesiaan kita dengan
sebutan “Indon” atau “masih Indonesia banget” dalam konotasi yang negatif.

Berangkat dari keprihatinan inilah, Wisataloka.com bekerjasama dengan Dewan
Kesenian Jakarta (DKJ) menyelenggarakan Lomba Esai Foto;

Tema :
“ENTITAS YANG TERLUPAKAN”

Sub tema :
Sejarah dan Kebudayaan

Jenis Foto :
Foto esai (berseri); minimal 7 (tujuh) foto dan maksimal 12 (dua belas).
Dilengkapi dengan keterangan foto (caption) dan pengantar narasi foto.

Penerimaan Foto :
22 Juli 2009 s/d 22 Agustus 2009.

Pengumuman Pemenang :
29 Agustus 2009 di www.wisataloka.com

Penjurian :
Firman Ichsan (Dewan Kesenian Jakarta)
Oscar Motuloh (Galeri Foto Jurnalistik Antara)
Abduh Aziz (Dewan Kesenian Jakarta)

Hadiah :
-    Menginap di Pulau Bidadari untuk 1 orang pemenang.
-    Sertifikat dari Panitia dan Dewan Juri akan diberikan kepada tiga
peserta dengan karya foto terbaik.

Ketentuan Lomba :

- Lomba foto ditujukan untuk pelajar/mahasiswa/umum
- Peserta berdomisili di Jabodetabek.
- Foto esai (berseri); minimal 7 (tujuh) foto dan maksimal 12 (dua
belas). Dilengkapi dengan keterangan foto (caption) dan pengantar narasi
foto.
- Ukuran pixel: minimal 500 (sisi panjang) dengan resolusi: 300 dpi.
- Objek foto di luar wilayah Indonesia tidak dapat diikutsertakan dalam
lomba ini.
- Karya foto yang diikutsertakan untuk lomba merupakan karya asli, tidak
direkayasa, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan belum pernah meraih
penghargaan apapun. Editing minor diperbolehkan sebatas untuk pencahayaan
(gelap/terang)
- Karya dikirimkan dalam bentuk CD (Compact Disk) atau dikirimkan
langsung melalui email: foto@wisataloka.com yang mencakup:

1. Karya foto.
2. Caption foto.
3. Pengantar narasi foto.
4. Bio data singkat (nama, scan kartu identitas/kartu
pelajar/kartu mahasiswa/KTP).
5. Foto diri.

- Pengiriman juga dapat dilakukan dengan CD yang dimasukkan kedalam
amplop tertutup dan tuliskan “Entitas yang terlupakan – Wisataloka.com” di
pojok kiri atas amplop dan dikirim ke alamat:

Jl. Ketapang No. 20
RT/RW 004/010
Jatipadang – Pasar Minggu
Jakarta Selatan 12540

- Karya foto yang sudah dikirimkan tidak akan dikembalikan oleh panitia.
- Wisataloka berhak menayangkan foto-foto peserta di www.wisataloka.com.
Untuk peserta yang fotonya tidak menang dan tidak dimuat, akan ada
pemberitahuan selanjutnya.
- Segala bentuk klaim kepemilikan dari pihak lain atas suatu karya
peserta sepenuhnya merupakan tanggung jawab peserta.
- Dengan mengirimkan foto untuk mengikuti lomba ini, berarti peserta
tunduk kepada seluruh ketentuan dan peraturan yang dibuat oleh panitia.
- Keputusan dewan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat, dan tidak
melayani korespondensi atau surat menyurat.
- Pengambilan hadiah dan sertifikat bagi pemenang lomba akan dilakukan
bersamaan dengan diskusi mengenai POTENSI FOTOGRAFI SEBAGAI DOKUMEN SEJARAH
DAN BUDAYA, yang diselenggarakan oleh Wisataloka.com bekerjasama dengan
Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

Diskusi akan dilakukan:
Tempat: Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat
Waktu: 31 Agustus 2009

Pembicara:
1. Firman Ichsan (Dewan Kesenian Jakarta)
2. Oscar Motuloh (Galeri Foto Jurnalistik Antara)
Moderator: Abduh Aziz (Dewan Kesenian Jakarta)

Untuk informasi selanjutnya hubungi redaksi@wisataloka.com.

Ditulis dalam foto, info | Leave a Comment »

Bisnis Ring-back Tone (Nada Sambung): Pencipta Lagu Honor Paling Kecil

Ditulis oleh paklonglah di/pada Agustus 8, 2009

Inilah satu diantara banyak faktanya: karya seni tidak mendapatkan apresiasi yang seharusnya.

Kita semua mungkin sering mendengarkan ring-back tone (nada sambung) saat kita menghubungi ponsel teman atau keluarga. Pilihan lagu/nada yang bisa di-setting untuk mengaktifkan layanan tersebut sangat banyak dan beragam. Masing-masing operator pula memiliki standar tersendiri biaya aktivasi untuk mengganti nada tuut…tuut…tuuut., menjadi sebuah lagu.

Tapi tahukah Anda???

Ternyata si pencipta lagu mendapatkan bagian honor paling kecil dari biaya yang dikenakan terhadap layanan tersebut. Paling besar? Ya, tentu operatornya.

Ini salah satu artikel yang memuat persoalan itu:

Pentingkah CD dan kaset album lagu laris manis? Atau lebih penting ring-back tone (RBT) laris? Kalau buat si artis mah dua-duanya tentu akan lebih baik. Tapi kini, barometer takaran finansial bisa saja dari RBT karena tren konsumen cenderung beralih ke RBT.

…… …… ….

Sekadar info, lagu “Tak Gendong” yang dilantunkan Mbah Surip hingga kini mampu menghasilkan hingga Rp 9 miliar. Imbasnya, pria dengan rambut gimbal dengan style Jamaika ala Bob Marley pun mendapatkan royalti Rp 4,5 miliar. “Rezeki Mbah banyak juga ya, ha-ha-ha…,” celetuk Si Mbah sambil tertawa dengan gaya khasnya.

Sama halnya dengan band Wali saat RBT-nya laris manis di pasar. Secara spontan, sang eksekutif produser memberikan hadiah spesial umroh untuk keempat anggota personel band lokal ini. “ring-back tone Wali di-download sampai dengan 4 jutaan,” ujar Faank, sang vokalis.

Operator serakah

Namun, apa yang diterima operator selaku penyedia layanan? Tentu saja untung yang diperoleh angkanya lebih gila. Untuk Telkomsel, seperti diutarakan Dharma Oratmangun selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penataan Musik Rekaman Indonesia, dengan biaya pengunduhan Rp 9.000, sebesar Rp 5.750 (63,8 persen) dananya ditarik ke Telkomsel. Sisanya dibagi ke penerbit dan pencipta lagu Rp 406 (4,51 persen), label + CP (content provider) sebesar Rp 2.438 (27,08 persen), dan artis kebagian Rp 406 (4,51 persen).

Sementara itu, XL, dengan biaya bulanan Rp 5.000, membagi hasil keuntungan untuk XL sebesar Rp 4.000 (80 persen), kemudian Rp 1.000 sisanya dibagi penerbit dan pencipta Rp 125 (1,25 persen), label + CP sebesar Rp 750 (15 persen), serta artis mendapatkan Rp 125 (2,5 persen). Pencipta lagu dalam hal ini hanya mendapat Rp 63 (1,25 persen).

Adapun Mobile 8 dengan biaya Rp 8.000, pembagiannya Rp 5.130 (64,13 persen), dan untuk sisanya dibagi ke penerbit dan pencipta Rp 359 (4,48 persen), label + CP sebesar Rp 2.153 (26,9 persen), dan untuk artis mendapatkan Rp 359 (4,48 persen). Pencipta lagu dalam hal ini hanya mendapat Rp 179 (2,24 persen).

Bila dirunut secara gamblang, pihak pencipta lagu yang paling kecil mendapat jatah pembagian keuntungan. Hanya di bawah Rp 500! Bisa dibayangkan, betapa ironisnya nasib seorang pencipta lagu selaku konseptor awal dari sebuah hasil karya seni yang bisa dinikmati oleh banyak orang. (PRIYO/TABLOID SINYAL)

sumber: kompas.com

Ditulis dalam info, musik | 3 Komentar »